Setiap orang pasti punya sebuah cita – cita yang ingin sekali dicapai. Yang jadi pertanyaan, kenapa tidak semua orang bisa mencapai atau meraih cita – citanya itu ????

Untuk menjawab pertanyaan diatas, bukan menggunakan jawaban TAKDIR, jikalau seseorang berkata Karena Takdir itu salah besar !!!

MENGAPA ????

Pada dasarnya, takdir ada dua macam :

  • Takdir Ilahiyah
  • Takdir Ikhtiyariyah

Takdir Ilahiyah adalah suatu kehendak Allah yang tidak bisa di rubah – rubah kadarnya atau ketentuannya. Sedangkan Takdir Ikhtiyariah adalah takdir yang bisa di ikhtiyarkan atau diusahakan.

Dari penjelasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa cita – cita masuk sebagai takdir Ikhtiyariah, takdir yang bisa diubah dengan syarat USAHA. Usaha itupun harus di barengi dengan doa, sehingga cita – cita yang di inginkan dapat tercapai. Kita boleh bermimpi bisa jadi apa yang kita inginkan, tapi satu hal yang tidak boleh terjadi, yakni berkhayal.

Berkhayal adalah suatu tindakan yang sia – sia, tidak akan menghasilkan keuntungan. Orang yang banyak menghayal 99,1% keinginannya tidak pernah tercapai. Mengapa bisa ter jadi ???

Menurut hasil penelitian, khayalan sangat menutup kemungkinan untuk bisa jadi nyata. karena apa yang kita khayalkan hanya masuk pada angan – angan kosong belaka. Biasanya orang yang suka mengkhayal, tingkatan khayalannya bisa mencapai 80% –  90%  sehingga tidak ada keseimbangan antara khayalan dan peluang kenyataan.  lalu hasilnya ??? tidak menjamin tercapainya tujuan akhir.

Berbeda dengan keinginan, Keinginan memiliki peluang kenyataan yang besar. karena dalam sebuah keinginan ada niat dan tekat yang matang, Sehingga bisa tercapainya tujuan akhir.

Jadi….

Jika anda memiliki sebuah cita – cita, jangan di khayalkan sehingga nampak jadi nyata tanpa ada usaha yang di lakukan untuk meraihnya. Dan bila anda belum bisa meraih apa yang anda inginkan, jangan pernah menyerah !!! Karena masih ada banyak kesempatan untuk menuju cita – cita itu.

BERJUANG !!!!!!!!!!!!