Berdasarkan Hasil Analisis,

Hayalan sangat menutup kemungkinan untuk bisa jadi nyata. Sehingga menghayal adalah suatu tindakan yang sangat merugikan diri sendiri dan hanya membuang – buang waktu. Orang cerdas selalu memanfaatkan waktu dengan tepat, tidaklah mereka gunakan waktunya itu untuk menghayal yang bukan – bukan.

KENAPA SAYA KATAKAN, MENGHAYAL DAPAT MENUTUP KEMUNGKINAN UNTUK BISA JADI NYATA ???

Karena sebagian besar orang yang suka menghayal, tingkatan hayalannya dapat mencapai 80% bahkan 100%  sehingga tidak ada kesamaan antara hayalan dan peluang kenyataan. Jika anda merasa diri anda adalah orang cerdas, maka anda tidak akan membiarkan otak anda terisi dengan hayalan. Anda akan berusaha mendapatkan apa yang anda inginkan dengan USAHA.

Keinginan dan khayalan itu berbeda, bahkan perbedaannya itu di ibaratkan seperti bedanya manusia dengan monyet. Manusia memiliki Perasaan dan Budi Pekerti, sedangkan monyet tidak memiliki keduanya. Bahkan kelebihan manusia lebih banyak dari pada monyet.

Begitu pula dengan keinginan dan hayalan, hayalan menutup kemungkinan adanya peluang kenyataan. Sedangkan keinginan sangat memungkinkan terjadinya peluang kenyataan yang besar. Karena dalam suatu keinginan terdapat sebuah tekat yang mendukung tercapainya tujuan yang di inginkan. Sehingga terjadilah timbal balik antara keinginan dan peluang kenyataan.

Jadi, Jangan Biarkan Hayalan Merusak Pikiran Anda sehingga anda tidak bisa mencapai tujuan akhir yang sesungguhnya.