Allah SWT telah memerintahkan pada kita untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Nya dari syetan yang selalu menggoda. Sebagaimana Firman-Nya,

” Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia, Raja manusia, Sesembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syetan yang biasa bersembunyi, yang membisikan (kejahatan) kedalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (An-naas : 1-6)

Ibnu Abbas mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan (yang biasa bersembunyi) ialah bahwa, “Perumpamaan syetan adalah seperti Ibn’irs (sebangsa musang yang buas) yang meletakkan mulutnya pada mulut hati sehingga mudah membisikan kepadanya, jika di sebutkan nama Allah maka ia akan menjauh, dan jika diam maka dia akan kembali, itulah yang dimaksud dengan bisikan syetan yang biasa bersembunyi.”

Riwayat yang dikeluarkan Sa’id bin Manshur dan Ibnu Abi Daud dari Urwah bin Ruwaim menyebutkan, bahwa “Isa Ibnu Maryam AS berdoa kepada Tuhannya untuk menampakkan kapadanya tempat syetan pada diri manusia. maka syetan pun tampak (terlihat) oleh nya, ternyata kepalanya seperti kepala ular yang di letakkan pada pangkal hati, jika manusia itu menyebut nama Allah Ta’ala maka syetan itu akan lari menjauh, Jika manusia itu menghentikan dzikir maka syetan itu akan membisikan godaannya, dan jika manusia itu diam, maka syetan itu kembali ke tempat semula, itulah bisikan syetan yang biasa bersembunyi.”

Suhail menceritakan, dari Umar bin Abdul Aziz : Bahwa seorang laki – laki memohon kepada Tuhannya agar ditampakkan kepadanya tempat syetan pada dirinya, maka ditampakkan pada suatu tubuh yang bagian dalamnya terlihat dari luarnya, sementara syetan tampak berbentuk katak yang berada diantara kedua bahu dan hatinya, syetan itu memiliki belalai (mulut panjang) seperti belalai nyamuk yang dimasukan kedalam hatinya untuk membisikan godaannya.

Dari Abu Tsa’labah Al-Khasyani, ia berkata : “…..Aku memohon kepada Allah agar di tampakan kepada ku syetan dan tempatnya pada diri manusia, maka aku pun dapat melihatnya, kedua tangan syetan itu pada kedua tangan manusia, tubuhnya pada tubuh manusia, hanya saja ia memiliki hidung seperti hidung anjing. Jika manusia itu menyebut nama Allah maka ia akan menjauh, dan jika manusia itu tidak lagi menyebut nama Allah maka syetan itu kembali kepada hatinya.

Inilah yang di tunjukan oleh Nabi SAW, bahwa syetan itu berlari didalam diri manusia sejalan dengan jalan darahnya. Untuk apa …..??? yaitu untuk membisikan godaan kadalam jiwa manusia setiap kali ada kesempatan.

Untuk itu,,,,,,

Jika anda mengaku sebagai umat Muslim, umatnya Nabi Muhammad SAW, mengaku bahwa tuhan Anda adalah Allah SWT, Jangan lupakan SOLAT karna solat adalah tiang agama. HmMm….. Bagi yang tidak pernah melaksanakan solat, banyak – banyak Istighfar, banyak – banyak Zikir, dan segera dekatkan diri Anda dengan Allah (mulai dari sekarang) karena sesungguhnya Allah adalah Maha Penerima Taubat. Jika anda bertaubat menunggu besok, belum tentu besok Allah membiarkan diri anda masih bisa menghirup udara-Nya. Yach,,,,,, Kecuali jika anda adalah pengikut syetan.