Pringsewu Group – Banyak orang yang mulai lupa dengan tanaman yang satu ini. Padahal nama tanaman ini pernah populer di era tahun 60 an, dan hingga kini banyak dikonsumsi oleh warga pedesaan. Ya, genjer bernama Latin Limnocharis Flava ini banyak ditemui di rawa, empang, atau kolam berlumpur yang banyak airnya. Selain daunnya, bunga genjer pun sangat enak diolah menjadi lauk. Untuk daunnya biasanya dipilih daun yang muda, sedangkan untuk bunganya dengan kuncup bulat sedikit panjang di ujungnya juga diambil yang belum mekar.

Di Jawa Tengah dan Jawa Barat dikenal tumis genjer dengan tauco atau dengan oncom merah bisa juga dicampur dengan tempe. Pucuk-pucuk bunga dan daun yang muda ditumis dengan bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah plus tambahan tauco, oncom ataupun tempe. Menumisnya harus dengan api besar agar warnanya tetap hijau cantik. Tumis genjer ini paling enak dimakan dengan nasi pulen yang hangat. Sebaiknya selagi panas mengepul, karena kalau didiamkan terlalu lama, warna tumisan akan menjadi agak kecokelatan dan sedikit  ‘lonyot’ karena genjer agak berlendir. Rasa renyah krenyes-krenyes yang sedikit liat. Selalu bikin ketagihan. 

Warna daunnya yang hijau dengan lapisan lilin sehingga terlihat mengkilat. Sifat sayur ini liat dengan rasa yang lezat. Genjer kaya akan unsur gizi. Setiap 100 g genjer mengandung energi 39 kkal, protein 1.7 g, karbohidrat 7.7 g, kalsium 62 mg, fosfor 33 mg dan zat besi 2.1 mg. Sayuran ini juga kaya akan serat yang baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan. Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda.  Tak hanya itu, daun dan bunganya juga berkhasiat untuk menambah nafsu makan. Kini kelezatan dan manfaat Tumis Genjer bisa anda dapatkan di salah satu cabang Pringsewu Restaurant Group, di Karaoke Keluarga & Rumah Makan Kabayan Purwokerto, Jl. Jenderal Soedirman No.520 Depan RRI Purwokerto Telp.(0281)636633, 637474.

(Dari Berbagai Sumber)